Recent Posts

Bahaya Pornografi


Sudah tahukah kalian, bahwa ternyata dampak dari pornografi itu lebih berbahaya daripada narkoba, selain itu pornografi juga akan memberikan kerusakan pada otak manusia. Kalian bisa membayangkan sendiri, narkoba saja sudah sebegitu berbahayanya, dan ternyata pornografi lebih berbahaya dari itu. Nah, bukan bermaksud menakut-nakuti, hal tersebut merupakan sebuah pernyataan dari seorang ahli bedah syaraf dari San Antonio Hospitasl Amerika Serikat.


Sebelum pembahasan lebih lanjut, mari kita bahas dulu apa itu pornografi. Secara sederhana pornografi bisa diartikan sebagai segala bentuk produk baik berupa gambar, tulisan ataupun suara yang dapat menimbulkan nafsu birahi yang pemanfaatannya bertentangan dengan agama, moral dan kesopanan. Sedangkan aktifitasnya baik berupa sikap, perilaku, gerakan tubuh, suara atau apapun yang erotis yang dapat menimbulkan nafsu birahi baik dilakukan sendirian atau bersama-sama itu dinamakan dengan pornoaksi.

Perkembangan teknologi serta masuknya berbagai macam budaya asing ke Indonesia tidak hanya memberikan dampak yang positif tetapi juga dampak yang negatif. Perkembangan media informasi yang sedemikian dahsyatnya juga turut serta merubah tatanan sosial dan perilaku masyarakat Indonesia, baik itu kearah yang lebih positif atau negatif. Sekarang kita sudah dimanjakan dengan dunia teknologi informasi ini, mau mencari informasi apapun bisa dengan mudah kita dapatkan.

Media-media baik elektronik seperti internet, televisi, radio, handphone ataupun media cetak seperti majalah, tabloid atau yang lain, selain memberikan informasi yang baik juga menjadi sumber berbagai konten negatif seperti pornografi.

Bagaimanapun juga, kita sendirilah yang harus memilih dan memilah, mana yang baik dan mana yang buruk. Orang yang bijaksana adalah orang yang mampu memilih dan memilah hal yang baik dan kemudian mengamalkannya, serta menyisihkan hal yang buruk dan kemudian meninggalkannya. Bukan begitu,...

Bahaya dan dampak pornografi
Tidak hanya narkoba saja yang dapat menyebabkan kecanduan, pornografi juga demikian. Sebagai contoh, seseorang yang pernah menonton gambar atau video porno, suatu saat pasti ada keinginan untuk menontonnya lagi dan lagi. Apalagi dengan adanya media internet dan handphone sebagaimana saat ini, mengakses ataupun menyimpan konten pornografi dapat dilakukan tidak hanya dengan mudah tetapi juga murah.

Pornografi dapat menimbulkan banyak dampak negatif. Seorang ahli bedah syaraf, Donald L. Hilton Jr. MD dari San Antonio Hospital, Amerika Serikat, mengatakan bahwa kecanduan pornografi akan mengakibatkan otak bagian tengah depan (Ventral Tegmental Area – VTA) secara fisik akan mengecil dan tentu saja dapat menyebabkan fungsi dari otak terganggu. Otak bagian tengah kerjanya mirip seperti pusat komunikasi antar bagian otak. Seluruh informasi yang didapat dari panca indra diteruskan oleh otak tengah ke otak berpikir yang relevan. Jika otak tengah ini mengalami gangguan maka kemungkinan dia akan lambat untuk menyampaiakan atau mengirimkan sebuah informasi. Sehingga akan mengakibatkan kemampuan intelegensi dari penderita menurun, sehingga berdampak pada produktifitas penderita.

Selain itu pornografi juga dapat menimbulkan gangguan memori, menimbulkan perubahan konstan dan melemahkan fungsi kontrol pada manusia sehingga akan sulit bagi penderita mengontrol perilakunya. Memang perubahan ini tidak terjadi secara cepat dalam waktu singkat, namun semua itu akan terjadi dalam beberapa tahap. Kemudian kenapa dikatakan bahwa pornografi lebih parah bila dibandingkan dengan narkoba? Karena narkoba bisa dihilangkan dari tubuh penderita, sedangkan ingatan tentang adegan atau gambar porno akan tetap tinggal di dalam otak penderita.

Lebih parah lagi, dampak dari pornografi ini tidak hanya terjadi pada penderita saja, tetapi efeknya bisa berdampak pada orang lain atau masyarakat pada umumnya. Beberapa dampak dari pornografi ini adalah bagi siswa sekolah, mereka akan sulit berkonsentrasi dalam belajar setelah melihat atau menyaksikan gambar atau video porno. Bagi para remaja ataupun orang dewasa pornografi bisa berujung pada tindakan perzinaan dan atau pemerkosaan untuk memenuhi hawa nafsunya. Hal ini tentunya akan merugikan bagi orang lain dan masyarakat di sekitarnya. Sehingga tidaklah mengherankan ketika saat ini perilaku atau akhlak sudah mulai terkikis seperti adanya pergaulan bebas, kehamilan dan kelahiran diluar nikah, aborsi, penyakit kelamin (HIV) dan lain sebagainya.

Dalil tentang larangan pornografi dan pornoaksi
Quran sebagi pedoman hidup yang benar bagi seluruh umat manusia telah memberikan arahan agar kita sebagai orang islam tidak terjerumus dalam hal-hal yang berbau pornografi, diantara firman Allah yang melarang pornografi dan pornoaksi adalah surat an-Nur ayat 30-31 yang artinya: Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat’. Katakanlah kepada wanita yang beriman : ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-puteri mereka, atau putera-puteri suami mereka, atau saudara laki-laki mereka, atau putera-puteri saudara laki-laki mereka, atau putera-puteri saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung’. (QS. Al-Nur [24] : 30-31)

Selain itu, masih banyak lagi ayat quran maupun hadist nabi yang melarang akan pornografi dan pornoaksi. Maka oleh karena itu, maka janganlah kalian mendekati apa yang dinamakan dengan pornografi maupun pornoaksi. Pornografi ataupun pornoaksi bisa dikategorikan sebagai perbuatan yang mengarah pada perbuatan perzinaan. Masih ingatkan dalil yang melarang hal tersebut? Ya, surat al-Isra ayat 32 yang artinya: Janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.

Agar Terhindar dari Pornografi dan Pornoaksi
Allah swt dan Rasulnya telah membimbing kita agar menghindari pornografi dan pornoaksi, karena kedua hal tersebut sangat dibenci oleh Allah serta Rasulnya. Beberapa kegiatan yang dapat menghindarkan kita dari pornografi dan pornoaksi adalah sebagai berikut:
1.        Niatkan dari dalam diri dengan sungguh-sungguh untuk menghindari perbuatan dosa. Pornografi maupun pornoaksi termasuk perbuatan dosa;
2.        Bergaullah dengan teman-teman yang baik akhlaknya;
3.      Hapus dan buang semua file-file baik berupa gambar, video dan lainnya yang berisikan konten-konten pornografi baik di majalah, laptop, komputer maupun handphone;
4.    Isilah waktu luang dengan hal-hal yang bermanfaat, misalnya mengaji, olahraga, membaca buku dan lainnya;
5.        Perdalam ilmu agama Islam;
6.        Perbanyak dzikir dan beribadah kepada Allah swt.
Marilah kita menjadikan diri kita masing-masing sebagai magnet dalam kebaikan, caranya adalah dengan selalu berusaha sekuat tenaga untuk berbuat baik kepada diri sendiri dan sesama. Kita tunjukkan dan buktikan bahwa dimana ada kita disitu, maka akan ada kebaikan. 

0 komentar:

Poskan Komentar